Kamis, 14 Februari 2013

Catatan AyahASI

Aaasalaaamualaikum, warohmatulloohiwabarokaatuh! *nada ala anak Te Pe A*

Blog reader, hari ini seru deh.. Untuk kedua kalinya saia mengunjungi Sofia Zaila, baby-nya teman saia Totti Chan. Belum genap 3 bulan, tapi baju jumpernya udah muat yg buat umur 6 bulan, hihihi. Emang banyak bayi sekarang yg pertumbuhannya ajaib kayak gini ya... Baby Diandra, anak temen saia yang merupakan imud (ibu muda) dan blogger juga -Amanda Walidya- kaya gitu juga, jadi waktu ketemu dua bayi itu, ante Wulan nya ini belum berani gendong pas masih orok. Udah rada gedean ga berani juga karena berat, hihihii.

Sofia :)
Nah, pas pulang, selain dibawain buah2an dan dibeliin susu kotak buat cemilan di jalan sama bunda Sofia *padahal jarak rumah kami cm 3km dan itupun pake motor*, saia dipinjemin buku Catatan AyahASI! Akhirnya saia bisa baca jugaaaaaaaaa :D


Isinya? Jangan tanya konten dulu, karena saia belum selesai baca, tapi dari segi layout, sangat2 memanjakan mata para pembaca yg agak males kalo baca literatur tulisan semua.. Banyak ilustrasi unik, paduan warna kertas, warna abu2 dan warna merah bikin ga bosen ngeliatnya...
Kenapa saia tertarik buku ini? Pertama kali denger istilah AyahASI itu sebelum nikah, pendiri komunitas itu diwawancara di 8-11 Show Metro TV... Ngeliat mereka cas ces cos ngomongin ASI bikin saia terpukau banget! Saia aja yang perempuan sangat minim pengetahuan ttg ASI. Dan rasanya jadi konyol banget kalo ga taunya itu karena emang ngerasa belum perlu tau, karena belum nikah...ckck *stupidme*
Walaupun tetep aja saia belum bergerak mencari tahu lebih jauh ttg komunitas itu, tapi saia segera mencari info lebih ttg ASI yang bisa membuat saia berkata lebih dari sekedar "ASI itu penting, tak tergantikan". Nah setelah nikah, walaupun waktu itu belum hamil, saia mulai mencari tahu ttg ASI yg sementara didapat dari buku2 kehamilan. Setelah sekarang hamil, saia memperluas sumber penambahan ilmu saia lewat dunia maya. Saia jg jadi tau AIMI (Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia) dan di twitter, saia follow tuh banyak akun ttg kehamilan, menyusui, dan sodara2nya. Salah satunya adalah akun komunitas para ayah peduli ASI itu, yaitu @ID_AyahASI.

Kenapa buku ini penting?
Pertama, karena buku ini memaparkan banyak hal penting yang bersifat dasar dan teknis dari mulai sebelum kelahiran, pas kelahiran, hingga 2 tahun usia baby kita yang semuanya diceritakan dari sudut pandang si Ayah. Ternyata apa yg perlu ibu tahu, agak berbeda dengan apa yg perlu ayah tahu, walaupun sama2 demi kelancaran kehamilan, proses melahirkan dan menyusui. Jadi, bagaimanapun caranya, isi buku ini harus sampai kepada para Ayah dan calon Ayah. Suami saia yg lebih suka mendengar saia berceloteh, sepertinya akan lebih suka kalo saia membacakan buku ini daripada baca sendiri, hehehe. *siap, Abi!*
Kedua, (saia kutip dari bagian belakang bukunya)
"Selama ini, kegiatan menyusui dianggap sebagai melulu urusan antara bayi dan ibu. Kami... (8 ayah pemrakarsa buku)... berusaha memberi sudut pandang lain tentang peran ayah dalam urusan menyusui ini. Selama proses pemberian ASI untuk buah hati kami, kami tersadarkan bahwa ayah dapat dan sangat bisa berperan bagi keberhasilan dalam proses tersebut. Ketika istri dilanda baby-blues, saat ia tak percaya diri karena kualitas dan kuantitas ASI-nya diragukan, kamilah tempat ia bersandar. Saar ia lelah dan jenuh mengurus anak, saat itulah kami bisa berperan dan menggantikan.
... Kami jadi paham apa saja yang dibutuhkan dan bisa kami lakukan agar produksi, pemberian ASI, dan manajemen ASI Perah lancar."

So? Saia cukupkan artikel kali ini, karena saia mau baca bukunya, heheee...
See you on the TOP!

Minggu, 10 Februari 2013

Second Signature

Blog reader, assalam...
Ceritanya saia baru inget dan ngeh kalo di blog ini saia ga pake nama asli, tapi nama pena. Agak aneh ya kalo username blog saia Wulan Semesta trus signaturenya inisial WYP... So, saia bikin lagi nih yg terbaru... :)

Sabtu, 09 Februari 2013

Please, Jangan Katakan Ini Terhadap Ibu Hamil...

Katanya, ibu hamil itu BISA super duper sensitif.
Katanya, ibu hamil itu BISA super duper galau.
Katanya, ibu hamil itu BISA lebih menyeramkan dari 100 cewek lagi PMS yg berkumpul.
Katanya, ibu hamil itu BISA mencium bakso di kejauhan 2 km, terus muntah dan marah2 sambil mempertanyakan kenapa harus ada tukang bakso di muka bumi ini.
Katanya, ibu hamil itu bisa tiba2 membenci sesuatu tanpa alasan, termasuk suaminya, atau artis di tv.
Katanya, semua kejadian di atas yg saia sebutkan hanya sebagian kecil dari 'ajaib' nya seorang ibu hamil.

So, jangan pernah pake kata 'kok' ketika bertanya sesuatu ttg kehamilan seseorang. Semisal:
Kok udah 4 bulan belum keliatan?
Kok ngeludah melulu sih?
Kok males mandi diturutin sih?
Kok payah banget sih hamilnya?

Lalu, kata 'kok' lebih terlarang lagi jika diikuti oleh kalimat perbandingan. Semisal:
Kok udah 4 bulan belum keliatan? Si 'anu' yang baru 3 bulan aja udah keliatan banget looo...
Kok ngeludah melulu sih? Saia sih waktu hamil bisa tuh ditahan.
Kok males mandi diturutin sih? Kaya mantu saia dong, saia paksa2 nurut tuh dia akhirnya mau mandi.
Kok payah banget sih hamilnya? Padahal ga kerja. Gimana kalo kerja kayak si 'anu' yg lagi hamil juga?

Kata 'kok' boleh digunakan ketika diiringi dengan kata2 yg positif ttg si ibu hamil. Semisal:
Kok tambah cantik sih pas hamil?
Kok jadi rajin banget sih pas hamil?
Kok bisa sih lagi hamil tetep segar beraktivitas?
Kok enak sih hamilnya ga mabokan?

Kok bisa saia nulis kayak di atas? Karena saia mengalami semua itu. Emang saia lagi hamil??
Yeeeeaaayyhhh! Yes, my dear blog reader.. I am pregnant! Alhamdulillah, sujud sukur kepada Allah atas kasih sayang-Nya yang akhirnya mengizinkan saia untuk menyimpan amanah mulia ini selama 9 bulan di perut (insya Allah) sebelum akhirnya dilahirkan ke dunia. Kalo ada yang ngeh, di artikel saia sebelumnya ada kalimat
"Setelah pernikahan dengan si cowok ganteng bernama Teguh Priyanto di bulan Mei 2012, bulan Juni-November 2012 adalah masa2 pacaran yg indah berdua *uhuk*..." 
Kenapa cuma sampai November? Karena ketika bulan itu saia coba melakukan test pack tgl 30 setelah sadar saia sudah telat sekitar 12 hari dari jadwal haid sebelumnya. Dan hasilnya??


Memang garis merah duanya yg satu terlihat samar (terlebih di foto), but it works! 
They say i'm positive!

Berarti, setelah bulan November, jelas saia dan suami tidak lagi pacaran indah berdua. Melainkan bertiga dengan si mungil di perut saia.
Banyaaaaaaakkk sekali yang saia alami dan sangat ingin saia bagi tentang hal2 kecil, hal2 penting, hal2 teknis, sampai hal2 yang aneh yang terjadi pada saia di tri semester pertama. Yaph! Saat artikel ini ditulis, saia sudah memasuki minggu ke 16 kehamilan, sodara2. Bisa diliat di garis perhitungan kehamilan yang ada di bagian bawah blog saia :)
Wait my next articles about my first pregnancy. I hope you'll enjoy it. Just to know, just to share, and just to being move on :D

See you on the TOP!